Bupati: Status Zona Kuning, Masyarakat Harus Tetap Waspada Dan Disiplin Prokes

Berita

Meskipun status zona Covid-19 Kabupaten Pasuruan sudah berwarna kuning dengan jumlah sebaran kasus positif yang relatif turun, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf meminta kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada terhadap bahaya penularan virus Corona. Tentunya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Dalam pesan yang disampaikan sesaat setelah pengajian daring Khotmil Qur’an selesai digelar pagi tadi, Kamis (3/3/2021), Kepala Daerah kembali menekankan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Pasuruan agar senantiasa berperan aktif di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Terutama dalam memberikan pemahaman sekaligus memberikan tauladan kepada warga sekitar agar patuh pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro sesuai dengan Surat Edaran Gubernur dan Bupati.      

“Saya berharap ada semangat dan kepedulian untuk memantau lingkungan sekitar kita. Harapannya, penyebaran rantai Covid-19 bisa diputus melalui jalur yang terkecil yakni dari lingkungan. Disitulah peran RT, RW dan masyarakat yang juga sangat berpengaruh dalam mengantisipasi penyebaran, minimal dengan tracing”, ujarnya.

Masih dalam kesempatan yang sama, Bupati juga mengapresiasi atas keajegan seluruh abdi Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan serta beberapa stake holder dalam melaksanakan kegiatan pengajian Khotmil Qur’an setiap hari Kamis pagi.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Bapak dan Ibu semuanya yang telah melaksanakan Khotmil Qur’an dalam rangka KEBAL COVID. Harapan saya, ke depannya tetap istiqomah dalam bersilaturahim. Zona kuning harus kita jaga terus dengan tetap terapkan PPKM Mikro di lingkungan masing-masing”, papar Bupati.

Di sisi lain, Gus Irsyad sapaan akrab Bupati Pasuruan juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar ikut menyukseskan vaksinasi Covid-19 yang saat ini dilaksanakan secara bertahap. Sekaligus berpesan agar tidak perlu takut untuk divaksin karena justru akan memberikan kekebalan komunitas.

“Vaksin sendiri akan memberikan kekebalan tubuh dan juga tidak memiliki efek samping. Ini bentuk ikhtiar dan usaha Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid. Insyaallah bisa diikuti seluruh masyarakat. Saya & Forkopimda sudah terlebih dahulu divaksin”, terangnya. (sumber: www.pasuruankab.go.id)

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *